Author: Unknown
•12.28



Tidak terasa putaran waktu menggiring kita untuk dapat kembali menikmati sebuah bulan yang sangat mulia. Bulan yang para sahabat bahkan harus mempersiapkan sejak enam bulan sebelum kedatangannya. Ya, bulan Ramadhan akan kembali hadir di tengah-tengah kita. Tidak ada yang berubah dari Ramadhan ke Ramadhan berikutnya. Bahkan keutamaan Ramadhan zaman Rasulullah SAW dengan keutamaan Ramadhan tahun ini tidak ada yang berbeda, tidak bertambah serta tidak pula berkurang. Hanya kondisi hati dan keimanan kitalah yang senantiasa berubah dari tahun ke tahun. Dan semoga kondisi keimanan dan hati kita dalam keadaan yang terbaik dalam meraih tujuan Ramadhan kita nanti, yakni menjadi insan yang bertaqwa. Amiin...

Sebuah hadits dari Rasulullah, dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam menaiki mimbar kemudian bersabda: “Amin, Amin, Amin”. Kemudian dikatakan kepada beliau, “Wahai Rosulullah, apa (maksud) yang kami dengar ini?. Kemudian beliau bersabda: “Jibril telah mengatakan kepadaku, “Hinalah seorang hamba yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah satunya (masih hidup) namun hal itu tidak membuatnya masuk surga”. Aku berkata, “Amin”. Kemudian Jibril berkata, “Hinalah seorang hamba yang ia telah memasuki bulan Ramadhan namun tidak membuat (dosanya) diampuni, kemudian aku berkata, “Amin”. Kemudian Jibril berkata, “Hinalah seseorang yang (namamu) disebutkan padanya namun ia tidak mengucapkan sholawat, kemudian aku berkata, “Amin”. (Al ‘Adabul Mufrod 646 (1/225),Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani mengatakan, Hasan Shohih)
Ada hikmah luar biasa yang terkandung dalam hadits di atas, terutama tulisan yang dicetak tebal dan dimiringkan. Ternyata Ramadhan harus direncanakan dengan sebaik-baiknya, agar kita tidak menjadi orang yang celaka dan hina sebagaimana do’a malaikat Jibril yang diaminkan Rasulullah SAW. Mudah-mudahan jadwal harian Ramadhan di bawah ini dapat membantu dalam merencanakan Ramadhan agar kita bisa mengisi bulan tersebut dengan maksimal.]

SETELAH TERBITNYA FAJAR
1.         Menjawab adzan untuk shalat Fajar (Shubuh)
2.      Shalat sunnah Fajar 2 raka’at di rumah
3.      Shalat Shubuh berjama’ah di masjid dan berangkat lebih awal
4.     Mengisi waktu antara adzan dan iqamah dengan berdo’a dan membaca zikir pagi hari
5.     Shalat Shubuh berjama’ah di masjid
6.    Duduk di masjid hingga matahari terbit dengan sempurna, diisi dengan zikir pagi, berdo’a dan membaca Al-Qur’an
7.      Setelah matahari terbit, shalat 2 raka’at (Shalat sunnah Isy’raq)
8.      Pulang dari masjid tidur sejenak jika perlu

SETELAH SHUBUH SAMPAI DZUHUR
9.         Bangun dan Shalat sunnah Dhuha 2 raka’at
10.   Berangkat ke kampus untuk belajar
11.    Sehari-hari selalu mengisi dengan zikir
12.   Menjawab adzan Shalat Dzuhur
13.   Shalat Qabliyyah Dzuhur 2 raka’at atau 4 raka’at
14.   Shalat Dzuhur berjama’ah di masjid
15.   Shalat Ba’diyah Dzuhur 2 raka’at
16. Membaca Al-Qur’an (sesuaikan dengan target, jika ingin khatam sekali dalam bulan Ramadhan maka baca ½ hizb atau 1/8 juz)
17.   Melanjutkan kuliah atau istirahat

MENJELANG ASHAR
18.      Menjawab adzan Shalat Ashar
19.   Shalat Qabliyyah Ashar 2 raka’at
20.  Shalat Ashar berjama’ah di masjid
21.   Membaca Al-Qur’an
22.  Mendengarkan pengajian sore
23.  Istirahat bersama keluarga mempersiapkan buka puasa

MENJELANG MAGHRIB
24. Mengerjakan hal-hal yang bermanfaat: mempersiapkan buka puasa, muraja’ah atau menghafal Al-Qur’an, berdo’a, dll)
25.  Menjawab adzan Maghrib
26.  Buka puasa, disunnahkan dengan yang manis terutama kurma
27.  Shalat Maghrib berjama’ah di masjid
28.  Shalat Ba’diyah Maghrib 2 raka’at
29.  Membaca Al-Qur’an

MENJELANG ISYA’
30.    Mempersiapkan diri ke masjid untuk Shalat Isya’dan Tarawih
31.  Menjawab adzan Shalat Isya’
32.  Shalat Isya’ berjama’ah di masjid dilanjutkan dengan Shalat Ba’diyah Isya’ 2 raka’at
33.  Shalat Tarawih berjama’ah di masjid
34.  Shalat Witir
35.  Membaca Al-Qur’an
36.  Istirahat bersama keluarga

SEPERTIGA MALAM TERAKHIR, MENJELANG SAHUR
37.     Shalat Tahajud dengan memperpanjang ruku’ dan sujud
38.   Melaksanakan Shalat Witir jika belum ketika Shalat Tarawih
39.   Membaca Al-Qur’an
40.  Sahur bersama keluarga
Duduk untuk berzikir dan berdo’a, menunggu adzan Shubuh


Demikian, jadwal harian Ramadhan yang saya buat. Dan kita bersama-sama melatih diri-diri kita semenjak bulan Sya’ban ini untuk mempersiapkan amalan-amalan terbaik sebagai bentuk latihan menyambut datangny bulan suci tersebut. Semoga bermanfaat!!! 




This entry was posted on 12.28 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: